U NEWS REPORTASE – Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, masih menjadi primadona Industri galangan kapal di Indonesia.
Berdasarkan data kementerian perindustrian per Agustus 2025, tercatat 342 industri galangan kapal aktif di Indonesia, dengan Batam yang menjadi pusat utama industri perkapalan.
Kendati jumlahnya berubah-ubah sebagaimana kondisi pasar, namun kota Batam tetap menjadi jantung industri perkapalan nasional, dengan ratusan perusahaan yang tersebar di sejumlah kawasan.
Galangan-galangan kapal tersebut menawarkan berbagai proyek, baik itu proyek pembangunan ataupun perbaikan kapal.
Dilansir dari website Badan Pengusahaan atau BP Batam, industri galangan kapal di Batam memang setiap tahunnya selalu bertumbuh dan berkembang secara signifikan.
Hal ini dipicu dari iklim investasi yang aman dan nyaman, sehingga Mampu menarik investasi dari berbagai negara dan sektor untuk beroperasi di Kota Batam.
Perusahaan galangan kapal di Batam bukan hanya dimiliki oleh Pengusaha lokal Indonesi, akan tetapi juga para investor dari luar negeri.
Namun dibalik terus membaiknya perkembangan industri galangan kapal Batam, masih saja ada dugaan permainan yang dilakukan oleh para pengusaha nakal untuk mendapatkan keuntungan yang lebih banyak.
Kondisi ini dikhawatirkan dapat membuat buruk citra Kota Batam di mata para investor, ataupun pihak-pihak yang ingin memanfaatkan jasa perusahaan galangan kapal.













