U NEWS REPORTASE – Jalan Patimura di Telaga Punggur, Kota Batam, kini menjadi sorotan banyak pihak. Sebuah ironi yang mencolok berdiri di tengah pesatnya pembangunan Batam.
Ruas jalan yang menjadi satu-satunya pintu masuk bagi penumpang feri dari Tanjungpinang, Bintan, Lingga, serta penumpang roro dari Karimun, Riau, dan Jambi itu telah bertahun-tahun dibiarkan dalam kondisi yang memprihatinkan.
Saat panas, gumpalan tanah tebal yang menutupi aspal berubah jadi debu, mengepul dan berterbangan menutupi pandangan. Ketika hujan, permukaannya berubah menjadi kubangan lumpur yang licin dan berbahaya bagi pengendara. Mirisnya, di sepanjang jalan juga dipenuhi sampah.
Sejumlah pihak menilai pemerintah seolah acuh, seakan jalan ini bukan bagian dari wajah kota yang harus dirawat.
Pertanyaan berat pun menggantung di udara: siapa sebenarnya yang bertanggung jawab? U-News Reportase sajikan liputan eksklusif untuk Anda.













