Tanjungpinang – Ban depan pesawat Garuda Indonesia pecah saat mendarat di Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, pada Rabu pagi sekitar pukul 08.20 WIB. Akibat pecahnya ban pesawat itu sempat membuat para penumpang panik, namun beruntung tidak ada korban dalam insiden ini.
Pesawat tersebut membawa 236 penumpang dari Jakarta menuju Tanjungpinang. Bahkan salah satu penumpang, mengaku sempat melihat ban pesawat lepas, dan membuat histeris para penumpang saat pesawat mendarat. Namun beruntung tidak ada korban, seluruh penumpang dipastikan selamat.
Atas insiden ini, General Manager Garuda Indonesia Tanjungpinang Ikhsan menyebut pihaknya masih melakukan investigasi terkait kronologi pecahnya ban pesawat.
Akibat insiden ini, terjadi penundaan jam penerbangan dari Tanjungpinang menuju Jakarta.
