Tanjungpinang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjungpinang menggunakan hak interpelasi untuk memanggil Walikota Tanjungpinang Rahma, pada Jumat, 29 Oktober 2021 dalam sidang paripurna terbuka untuk umum.
Persoalan mendasar penggunaan hak interpelasi DPRD Tanjungpinang kepada Walikota Tanjungpinang, Rahma terkait kebijakan Perwako Tanjungpinang Nomor 56 Tahun 2021 tentang Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN Pemko Tanjungpinang yang dinilai tidak berdasarkan asas profesionalitas, proporsionalitas dan asas keadilan, sehingga terjadi disparitas atau kesenjangan sosial di antara ASN.
Baca Juga : DPRD Tanjungpinang Bentuk Pansus Hak Angket Untuk Wali Kota Rahma
Untuk ke dua kalinya hak interpelasi DPRD Tanjungpinang kepada Walikota Tanjungpinang Rahma dilayangkan. Namun, rahma tidak menghadiri sidang istimewa tersebut, dan menggantikannya dengan surat.
Atas sikap tersebut DPRD Tanjungpinang mengajukan hak angket untuk Walikota Tanjungpinang Rahma. Selengkapnya Redaksi Ulasan.TV – Ulasan Network mewawancarai salah satu anggota DPRD Tanjungpinang mengenai alasan lengkap DPRD Tanjungpinang melayangkan hak interpelasi dan hak angket kepada Walikota Tanjungpinang Rahma.
Editor : Tim Redakasi Ulasan.TV
Dapati informasi seputar konten lainnya :
Instagram U-TV https://www.instagram.com/ulasan.tv/
Facebook U-TV https://www.facebook.com/ulasantv/
Twitter U-TV https://twitter.com/ulasan_co?s=09
Tiktok U-TV https://vt.tiktok.com/ZSJuJ3B3L/
#nasional #news #ulasantv #beritaterkini #beritaviral #kepri
Klik Video di atas.













