Karimun – Tim Fleet One Quick Response atau F1QR Lanal Tanjung Balai Karimun berhasil menggagalkan penyelundupan hampir 2 ton sabu dari sebuah kapal kayu berbendera asing di perairan Kabupaten Karimun, pada Rabu dini hari 14 Mei 2025.
Dari hasil pemeriksaan terhadap kapal tersebut, petugas menemukan puluhan karung berisi bungkusan teh cina yang berisi sabu dengan berat total mencapai sekitar 1,9 ton.
Tidak hanya barang bukti, 5 orang yang berada di atas kapal juga ikut ditangkap. Nakhoda kapal diketahui warga negara Thailand, sementara 4 anak buah kapal lainnya berasal dari Myanmar. Uniknya, kelima pelaku tidak memahami bahasa Indonesia sama sekali, sehingga proses interogasi awal harus melibatkan penerjemah.
Hingga saat ini, pihak Lanal TBK belum memberikan keterangan resmi terkait pengungkapan narkoba berskala besar ini. Namun, seluruh barang bukti dan para tersangka telah dibawa ke Lantamal IV di Kota Batam untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Penangkapan ini menjadi salah satu pengungkapan narkoba terbesar di wilayah perairan Indonesia tahun ini, sekaligus mempertegas komitmen TNI AL dalam menjaga kedaulatan maritim dari ancaman kejahatan lintas negara.
