Lumajang – Demi menuntut ilmu, lima puluh dua siswa SD dan SMP di Desa Jugosari, terpaksa menerjang aliran sungai, yang merupakan bekas aliran Lahar Gunung Semeru, akibat terputusnya akses jalan menuju sekolah mereka.
Pewarta : Antara
Editor : Abdi Perdana













