REPORTASE – Dugaan pencemaran lingkungan di pabrik produksi minuman teh terbesar di Tanjungpinang, santer diperbincangkan.
2 tahun sudah warga dibuat gusar, kala limbah cair berwarna coklat yang menimbulkan bau tak sedap itu,
mengalir di sepanjang drainase rumah-rumah warga.
Sebanyak 300 kepala keluarga harus menjadi korban dari perbuatan tak bertanggung jawab pihak perusahaan.
