SIDOARJO – Nasib pilu dialami seorang santri Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo berinisial N-A, yang terpaksa menjalani tindakan amputasi pada lengannya, agar bisa dievakuasi dari reruntuhan musala tiga lantai yang ambruk, pada Senin kemarin.
Hingga kini, masih ada 91 santri yang masih terjebak di reruntuhan bangunan musala tersebut.
