REPORTASE – Meski kecaman dan penolakan atas rencana relokasi terus dibunyikan, BP Batam tetap kekeh menggeser ribuan warga rempang untuk membentang “karpet merah”, kepada PT.MEG, dan Xinyi Group asal Cina.
Alasannya, tak lain dan tak bukan lantaran sudah menjadi kesepakatan pada 2004 lalu, serta merupakan proyek strategis nasional.
Anggota komisi Vl DPR RI, Nusron, memberi pernyataan perihal jabatan Muhammad Rudi sebagai Wali Kota Batam merangkap Kepala BP Batam yang dinilai tak sanggup mengemban amanah tersebut.
Tak tanggung-tanggung, Nusron bahkan akan menyurati presiden Joko Widodo untuk mengevaluasi kebijakan itu.
